MEMBUMIKAN TAKWA UNTUK BANGSA DAN NEGARA
Takwa sering dipahami sebatas hubungan personal antara hamba dan Tuhannya. Padahal, takwa memiliki makna yang jauh lebih luas dan nyata dalam kehidupan sosial serta bernegara. Dalam situasi bangsa yang menghadapi berbagai krisis, nilai takwa seharusnya tidak berhenti sebagai konsep spiritual, tetapi hadir sebagai sikap hidup yang membimbing cara berpikir, bersikap, dan mengambil keputusan demi kebaikan bersama.
Takwa menuntut kesadaran moral yang tinggi, terutama ketika bangsa diuji dengan persoalan besar yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Ujian tersebut memperlihatkan bagaimana sebagian orang masih bersikap abai, tidak disiplin, bahkan mementingkan kepentingan pribadi. Di titik inilah takwa menjadi sangat relevan, karena ia mengajarkan tanggung jawab, kepedulian, dan kejujuran dalam menghadapi situasi sulit.
Dalam kehidupan berbangsa, takwa tidak hanya tercermin dari ibadah ritual, tetapi juga dari perilaku sosial. Orang yang bertakwa akan berusaha menjaga diri agar tidak merugikan orang lain, bersikap adil, serta mendahulukan keselamatan dan kemaslahatan bersama. Nilai ini menjadi fondasi penting agar masyarakat mampu saling menguatkan, bukan justru saling menyalahkan di tengah persoalan yang kompleks.
Bagi para pemimpin, takwa seharusnya menjadi kompas utama dalam membuat kebijakan. Keputusan yang diambil dengan landasan moral yang kuat akan lebih berpihak pada rakyat dan menjauhkan diri dari kepentingan sempit. Kepemimpinan yang bertakwa melahirkan sikap amanah, transparan, dan bertanggung jawab, sehingga kepercayaan publik dapat terjaga.
Pada akhirnya, membumikan takwa berarti menghadirkan nilai-nilai ilahi dalam kehidupan nyata bangsa dan negara. Takwa harus tampak dalam sikap saling peduli, kepatuhan terhadap aturan, serta kesungguhan menjaga persatuan. Jika nilai ini benar-benar hidup dalam diri individu dan kolektif bangsa, maka berbagai tantangan dapat dihadapi dengan lebih bijak, tenang, dan penuh harapan.
Sumber : https://news.detik.com/berita/d-5019011/membumikan-takwa-untuk-bangsa-dan-negara