4 BEKAL MENYAMBUT BULAN RAMADHAN AGAR IBADAH LEBIH BERMAKNA
Artikel ini berdasarkan 4 persiapan menyambut Ramadhan yang disarankan untuk umat Islam dalam rangka menghadapi bulan suci dengan bekal yang matang serta meraih berkah dan ampunan di dalamnya.
Bekal pertama yang perlu disiapkan adalah ilmu tentang Ramadhan dan ibadah di dalamnya. Ilmu ini mencakup pemahaman tentang hukum puasa, rukun, syarat sahnya, amalan yang dianjurkan seperti salat tarawih, sedekah, serta hukum zakat dan hari raya. Dengan bekal ilmu, seorang Muslim bisa menjalankan ibadah Ramadhan sesuai tuntunan agama dan memahami makna di balik setiap amalan ibadah yang dilakukan.
Selanjutnya adalah amal atau penerapan ilmu yang telah dipelajari. Setelah memahami tuntunan ibadah, umat Islam dianjurkan untuk mempraktikkan ilmu itu dengan sungguh-sungguh dan ikhlas kepada Allah SWT. Amal ini harus dilandasi hati yang bersih dan niat yang tepat sehingga ibadah puasa selama Ramadhan tidak sekadar rutinitas tetapi menjadi sarana peningkatan kualitas diri yang membawa pahala dan kedamaian.
Bekal ketiga adalah dakwah atau mengajak orang lain ke kebaikan. Ini berarti menyebarkan ilmu dan semangat menjalankan ibadah Ramadhan kepada keluarga, sahabat, dan lingkungan sekitar. Dakwah tidak harus dalam bentuk ceramah formal tetapi juga bisa melalui teladan akhlak yang baik serta nasehat lembut yang mendorong sesama agar tetap teguh dalam menjalankan kehidupan sesuai Al-Qur’an dan sunnah Nabi ﷺ.
Bekal terakhir yang sangat penting adalah sabar. Bulan Ramadhan menguji kesabaran umat Islam dalam menahan lapar, haus, hawa nafsu, serta emosi selama berpuasa. Kesabaran ini meliputi sikap sabar dalam beribadah, menjauhi larangan-larangan, dan menghadapi berbagai tantangan sehari-hari. Dengan kesabaran, seorang Muslim mampu menyelesaikan ibadah puasa dengan penuh kualitas dan meraih pahala yang dijanjikan oleh Allah SWT.
Dengan menyiapkan keempat bekal tersebut — ilmu, amal, dakwah, dan sabar — umat Islam diharapkan memasuki bulan Ramadhan dengan kesiapan lahir dan batin sehingga ibadah yang dilakukan membawa keberkahan dan perubahan positif dalam hidup.
Sumber : https://maluku.kemenag.go.id/artikel/4-bekal-menyambut-bulan-ramadhan