Berita / ISRA’ DAN MI’RAJ: PERJALANAN MALAM YANG MENGINSPIRASI UMAT ISLAM
16 Jan 2026

ISRA’ DAN MI’RAJ: PERJALANAN MALAM YANG MENGINSPIRASI UMAT ISLAM

Image ISRA’ DAN MI’RAJ: PERJALANAN MALAM YANG MENGINSPIRASI UMAT ISLAM News

Isra’ dan Mi’raj adalah dua bagian dari sebuah peristiwa luar biasa dalam tradisi Islam yang dikenal sebagai perjalanan malam Nabi Muhammad ﷺ yang mukjizat. Istilah Isra’ secara harfiah berarti perjalanan di malam hari, sementara Mi’raj bermakna pendakian atau naik ke tempat yang tinggi. Kisah ini menggambarkan bagaimana Nabi Muhammad ﷺ dibawa oleh Allah dari Masjidil Haram di Mekkah menuju Masjid Al-Aqsa di Jerusalem, lalu naik melalui langit hingga bertemu dengan para nabi terdahulu dan akhirnya berkomunikasi langsung dengan Allah sebelum kembali lagi ke Mekkah dalam satu malam yang sama.

Bagian pertama, Isra’, mencatat perjalanan horizontal Nabi ﷺ dari Mekkah ke Jerusalem. Di sana beliau ﷺ memimpin para nabi seperti Ibrahim, Musa, dan Isa dalam salat, menunjukkan kepemimpinan spiritual beliau atas nabi-nabi sebelumnya. Perjalanan ini disebutkan dalam Al-Qur’an pada Surah Al-Isra’ (17:1), yang menjelaskan bagaimana Allah mengambil Nabi Muhammad ﷺ dalam perjalanan malam dari Masjidil Haram ke Masjid yang Terjauh.

Mi’raj merupakan fase kedua dari kisah ini, yaitu pendakian Nabi ﷺ melalui tujuh lapis langit. Dalam perjalanan ini beliau ﷺ bertemu dengan para nabi di masing-masing langit dan akhirnya sampai ke Sidratul Muntaha, tempat tertinggi di hadapan Allah. Di sinilah perintah salat lima waktu sehari semalam diberikan kepada umat Islam, setelah melalui proses pengurangan dari awalnya 50 waktu yang kemudian melalui permohonan Nabi ﷺ kepada Allah dikurangi menjadi lima waktu yang tetap memiliki pahala 50 waktu.

Peristiwa Isra’ dan Mi’raj memiliki makna penting dalam ajaran Islam, karena menegaskan kekuasaan Allah dan menggarisbawahi pentingnya salat sebagai tiang agama yang utama bagi setiap Muslim. Kisah ini juga menunjukkan hubungan kuat antara umat Islam dengan Masjid Al-Aqsa di Jerusalem, yang menjadi salah satu situs paling suci dalam Islam dan tempat Nabi ﷺ memimpin salat para nabi.

Tradisi Muslim di berbagai komunitas memperingati peristiwa ini setiap tahunnya pada malam 27 Rajab, bulan ketujuh kalender Hijriyah. Pada malam ini, umat Islam di banyak tempat berkumpul di masjid atau rumah untuk mendengarkan kisah Isra’ dan Mi’raj, berdzikir, serta merenungkan hikmah spiritual dari perjalanan Nabi Muhammad ﷺ yang luar biasa tersebut. Meski perayaan dan praktiknya dapat berbeda di antara komunitas, inti dari peringatan ini tetap pada refleksi dan penguatan hubungan dengan Allah. 

Sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Isra%27_and_Mi%27raj

 

Whatsapp Chat Admin