IBNU HAITSAM BAPAK OPTIKA MODERN YANG MENGINSPIRASI DUNIA BARAT
Ibnu Haitsam adalah salah satu ilmuwan Muslim paling berpengaruh dalam sejarah peradaban Islam dan ilmu pengetahuan dunia. Ia hidup pada masa keemasan Islam dan dikenal sebagai sosok yang menggabungkan kecerdasan intelektual dengan ketekunan dalam penelitian. Di dunia Barat, ia dikenal dengan nama Alhazen dan dihormati sebagai pelopor penting dalam ilmu optika modern.
Kontribusi terbesarnya terletak pada kajian tentang cahaya dan proses penglihatan. Ibnu Haitsam membantah teori lama yang menyatakan bahwa mata memancarkan cahaya untuk melihat objek. Sebaliknya, ia menjelaskan bahwa penglihatan terjadi karena cahaya dari objek masuk ke mata. Pemahaman ini menjadi fondasi utama bagi ilmu optika dan mengubah cara manusia memahami mekanisme melihat.
Keistimewaan Ibnu Haitsam tidak hanya terletak pada temuannya, tetapi juga pada pendekatannya terhadap ilmu. Ia menekankan pentingnya observasi, eksperimen, dan pengujian hipotesis secara sistematis. Pendekatan ini menjadikannya salah satu tokoh awal yang menerapkan metode ilmiah, jauh sebelum konsep tersebut dikenal luas di dunia Barat.
Pemikiran dan karya Ibnu Haitsam kemudian menyebar luas ke Eropa dan menjadi rujukan bagi banyak ilmuwan Barat. Gagasannya memengaruhi perkembangan ilmu pengetahuan pada masa Renaisans dan menjadi dasar bagi kemajuan teknologi optik seperti lensa, teleskop, dan kamera. Hal ini menunjukkan betapa besar pengaruh ilmuwan Muslim terhadap kebangkitan sains modern.
Hingga hari ini, Ibnu Haitsam dikenang bukan hanya sebagai ilmuwan besar, tetapi juga sebagai simbol bahwa Islam sangat menjunjung tinggi ilmu pengetahuan dan pencarian kebenaran. Warisan intelektualnya menjadi bukti bahwa integrasi antara iman, akal, dan etika mampu melahirkan peradaban yang memberi manfaat luas bagi umat manusia.
Sumber : https://mirror.mui.or.id/kegiatan/42016/ibnu-haitsam-bapak-optika-modern-yang-menginspirasi-barat/