Berita / SAUDI LUNCURKAN SISTEM TERPADU RELAWAN P3K UNTUK TINGKATKAN KESELAMATAN JAMAAH DI DUA MASJID SUCI
19 Feb 2026

SAUDI LUNCURKAN SISTEM TERPADU RELAWAN P3K UNTUK TINGKATKAN KESELAMATAN JAMAAH DI DUA MASJID SUCI

Image SAUDI LUNCURKAN SISTEM TERPADU RELAWAN P3K UNTUK TINGKATKAN KESELAMATAN JAMAAH DI DUA MASJID SUCI News

Otoritas Arab Saudi terus memperkuat upaya peningkatan keselamatan dan pelayanan kesehatan bagi jamaah di kawasan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Langkah terbaru diwujudkan melalui peluncuran kerangka kerja komprehensif bagi para relawan pertolongan pertama (P3K) yang akan bertugas di dua masjid suci tersebut.

Inisiatif ini hadir di tengah tren peningkatan jumlah jamaah umrah dan haji, sekaligus menjadi bagian integral dari strategi besar pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan darurat di pusat ibadah umat Islam dunia. Kerangka kerja tersebut digagas oleh Otoritas Umum untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi (General Authority for the Care of the Affairs of the Grand Mosque and the Prophet’s Mosque) berkolaborasi dengan Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi (Saudi Red Crescent Authority).

Mengutip laporan Saudi Press Agency (SPA), kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk menumbuhkan budaya kerelawanan, tetapi juga untuk meningkatkan efisiensi respons terhadap keadaan darurat di area Dua Masjid Suci. Hal ini sejalan dengan target besar Visi Saudi 2030 yang menempatkan peningkatan kualitas layanan bagi para tamu Allah sebagai prioritas utama.

Sistem Terpadu untuk Respons Cepat dan Terkoordinasi

Melalui kerangka kerja baru ini, seluruh aktivitas relawan pertolongan pertama akan diorganisasikan ke dalam satu sistem terpadu. Langkah strategis ini diambil untuk memastikan keseragaman prosedur dan memudahkan koordinasi antar berbagai organisasi yang terlibat. Mengingat tingginya kepadatan jamaah dan potensi risiko kondisi darurat di area masjid, otoritas setempat menegaskan bahwa standar kualitas dan aspek keselamatan menjadi prioritas mutlak dalam setiap layanan yang diberikan.

Otoritas juga menetapkan sejumlah persyaratan ketat bagi organisasi yang ingin berkontribusi. Setiap lembaga wajib memiliki akreditasi resmi dan terdaftar pada otoritas terkait di Arab Saudi. Ketentuan ini diberlakukan untuk memastikan bahwa hanya lembaga yang kredibel, profesional, dan siap siaga yang dapat terlibat langsung dalam layanan darurat di kawasan suci tersebut.

Tim Profesional dengan Lisensi dan Peralatan Lengkap

Asosiasi relawan yang terpilih nantinya akan bertanggung jawab penuh atas penyediaan tenaga medis, peralatan, serta perlengkapan darurat. Seluruh operasional mereka harus berjalan di bawah koordinasi langsung dengan Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi guna menjamin kesiapsiagaan dan kecepatan respons di lapangan.

Lebih lanjut, kerangka kerja ini secara eksplisit mengatur komposisi tim relawan. Setiap tim diwajibkan untuk beranggotakan para praktisi kesehatan berlisensi atau tenaga medis bersertifikat, termasuk mereka yang memiliki pelatihan Basic Life Support (BLS). Seluruh personel juga wajib mematuhi instruksi dan pedoman yang telah ditetapkan oleh otoritas pengelola Dua Masjid Suci dan Bulan Sabit Merah Saudi.

Undangan bagi Organisasi Relawan untuk Bergabung

Seiring dengan peluncuran program ini, otoritas membuka pintu pendaftaran bagi asosiasi dan lembaga relawan yang berminat. Pengajuan permohonan resmi dapat dilakukan dengan menyertakan rincian tim, bidang keahlian, ruang lingkup kerja, serta daftar nama anggota. Berkas permohonan dikirimkan melalui alamat email resmi: volunteer@gph.gov.sa.

Peluncuran kerangka kerja relawan P3K ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas layanan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Kebijakan ini dirancang untuk memperkuat kemitraan dengan lembaga nasional, sekaligus bertujuan meningkatkan pengalaman ibadah jamaah dengan tetap menjaga standar keselamatan dan perawatan pada level tertinggi.

Whatsapp Chat Admin