Berita / SHEBARA: KETIKA BOLA BAJA FUTURISTIK MENARI DI ATAS PERMUKAAN MUTIARA MERAH
25 Feb 2026

SHEBARA: KETIKA BOLA BAJA FUTURISTIK MENARI DI ATAS PERMUKAAN MUTIARA MERAH

Image SHEBARA: KETIKA BOLA BAJA FUTURISTIK MENARI DI ATAS PERMUKAAN MUTIARA MERAH News

Di tengah biru kehijauan Laut Merah yang jernih, sekitar 25 kilometer dari garis pantai daratan Arab Saudi, terdapat sebuah siluet yang tidak biasa. Sekilas, ia tampak seperti sekumpulan bola-bola baja raksasa yang mengapung, atau mungkin pangkalan luar angkasa yang tengah bersandar. Itulah Shebara, resor mewah yang baru saja dinobatkan sebagai salah satu "Tempat Terindah di Dunia 2025" oleh majalah Time, yang siap mengubah cara dunia memandang pariwisata gurun .

Shebara bukan sekadar tempat menginap; ia adalah pernyataan desain. Mengusung visi pariwisata regeneratif dari proyek raksasa Red Sea Global, resor ini membuka gerbangnya pada November 2024 lalu. Dengan 73 vila eksklusif yang terbagi menjadi 38 vila di atas air (overwater) dan 35 vila di tepi pantai (beachfront), Shebara hadir sebagai oase futuristik di tengah ekosistem laut yang masih perawan .

Arsitektur Cermin yang Menghilang

Daya tarik utama Shebara terletak pada desainnya yang revolusioner. Studio desainer ternama, Killa Design dan Paolo Ferrari, menciptakan vila-vila berbentuk bola atau kapsul yang dilapisi baja tahan karat dengan permukaan seperti cermin .

Alih-alih menjadi struktur asing yang mencolok, bola-bola baja ini justru memantulkan warna laut dan langit di sekitarnya. Pada pagi hari, ia berbaur dengan biru safir; saat senja, ia terbakar dalam jingga sang surya. Kesan visualnya hampir seperti ilusi—bangunan itu "menghilang" dan menyatu dengan alam, sebuah pendekatan untuk meminimalkan jejak visual di tengah keindahan alam yang masih asli . Bahkan, di malam hari, pantulan cahaya bulan di permukaan logamnya menciptakan pemandangan bak planet asing yang hinggap di Bumi .

Shebara, Red Sea hotel review | Condé Nast Traveller Middle East

Hidup di Dalam Gelembung Mewah

Memasuki vila di Shebara, tamu akan disambut oleh dinding kaca selebar ruangan yang menghadap langsung ke Laut Merah. Setiap vila air dilengkapi dengan kolam renang tanpa batas pribadi yang terasa menyatu dengan laut, serta teras luas untuk berjemur .

Satu hal yang unik, desain interiornya menggabungkan baja dingin dengan panel kayu hangat dan kulit, menciptakan keseimbangan antara estetika modern dan kenyamanan organik. Teknologi pintar juga menjadi tulang punggung pengalaman menginap. Hanya dengan sentuhan tombol di tempat tidur, tirai otomatis terbuka, pencahayaan berubah, dan layanan pramusaji siap sedia. Beberapa vila bahkan memiliki jendela di lantai yang memungkinkan tamu melihat kehidupan bawah laut tanpa perlu basah .

Bagi mereka yang mencari privasi tertinggi, Shebara menawarkan Beachfront Crown Villas Ensemble dan Royal Villas Ensemble, yaitu klaster vila eksklusif yang terletak di pulau pribadi dengan dermaga yacht sendiri .

Sepuluh Ribu Cermin dan Keberlanjutan

Di balik kemewahannya, Shebara adalah manifesto keberlanjutan. Seluruh operasional resor sepenuhnya ditenagai oleh pembangkit listrik tenaga surya terintegrasi dengan ribuan panel. Air tawar dihasilkan oleh pabrik desalinasi bertenaga surya, dan semua limbah diolah serta didaur ulang di pulau untuk meminimalkan dampak terhadap lingkungan .

Filosofi ini sejalan dengan status Shebara sebagai properti pertama yang sepenuhnya dimiliki dan dioperasikan oleh Red Sea Global, yang berambisi membangun industri pariwisata tanpa merusak ekosistem. Bahkan, proses konstruksinya dirancang agar tidak merusak terumbu karang di bawahnya .

Luxury Saudi resort Shebara opens in the Red Sea

Petualangan Gastronomi dan Laut

Di daratan, Shebara memanjakan tamu dengan lima pilihan restoran dan bar . Iki.Roe menyajikan kuliner Jepang-Nikkei yang autentik, sementara Ariamare di bawah arahan koki berbintang Michelin, Marco Garfagnini, menawarkan cita rasa Mediterania dengan hidangan laut segar. Untuk sarapan, Lunara menjadi tempat utama dengan konsep semi-prasmanan yang mewah, menyajikan krepes ala Prancis hingga kopi latte yang sempurna .

Setelah kenyang, petualangan bawah laut menanti. Shebara terletak di salah satu lokasi snorkeling dan diving terbaik, dikelilingi oleh "rumah karang" yang sehat. Pusat olahraga air Wama dan pusat selam Galaxea siap meminjamkan peralatan, mulai dari sea-bob, kayak, hingga papan dayung. Tamu dapat berenang berdampingan dengan penyu, ikan-ikan warna-warni, dan menyaksikan kehidupan laut yang melimpah di perairan yang masih alami ini .

Bagi yang ingin relaksasi total, spa mewah dengan ruang perawatan ganda, fasilitas hamman, dan kolam renang khusus dewasa (Solera) menyediakan ketenangan. Di akhir sore, paviliun yoga di tepi pantai menjadi tempat favorit untuk bermeditasi menyaksikan matahari tenggelam .

Tiket Menuju Masa Depan

Menuju ke lokasi yang eksklusif ini adalah sebuah pengalaman tersendiri. Para tamu harus terbang lebih dulu ke Bandara Internasional Laut Merah (RSI) . Dari sana, perjalanan dilanjutkan dengan naik perahu cepat selama 30-45 menit atau pesawat amfibi selama 30 menit untuk mendarat langsung di pulau .

Semua kemewahan ini tentu datang dengan tanda harga yang eksklusif. Harga menginap di Shebara dimulai dari angka USD 2.560 per malam (sekitar Rp 41,5 juta) untuk tipe vila satu kamar tidur di tepi pantai, sudah termasuk sarapan . Sumber lain menyebutkan tarif dapat dimulai dari 9.000 Riyal Saudi (sekitar Rp 38,8 juta) . Sementara untuk pengalaman paling spektakuler, vila Royal dikabarkan dapat mencapai harga hingga 117.000 Riyal per malam . Check-in tersedia mulai pukul 15.00 waktu setempat, dan check-out pada pukul 12.00 siang .

Dengan kombinasi antara arsitektur fiksi ilmiah, komitmen terhadap kelestarian alam, dan kemewahan tanpa kompromi, Shebara bukan hanya sekadar destinasi. Ia adalah visi masa depan pariwisata yang hadir lebih awal, menjemput para pelancong yang haus akan pengalaman tak terlupakan di atas permukaan mutiara merah.

Whatsapp Chat Admin