Berita / MASJID BIR ALI: PUSAT MIQOT YANG MENYAPA 15 JUTA JIWA DENGAN TRANSFORMASI LAYANAN MODERN
22 Jan 2026

MASJID BIR ALI: PUSAT MIQOT YANG MENYAPA 15 JUTA JIWA DENGAN TRANSFORMASI LAYANAN MODERN

Image MASJID BIR ALI: PUSAT MIQOT YANG MENYAPA 15 JUTA JIWA DENGAN TRANSFORMASI LAYANAN MODERN News

Arus jemaah umrah yang terus bergerak dinamis telah mengukuhkan Masjid Dhu Al-Hulaifah, yang lebih dikenal sebagai Masjid Bir Ali, sebagai salah satu miqat terpenting dan tersibuk di dunia. Sepanjang tahun 2025, gerbang spiritual ini mencatat sejarah dengan menyambut lebih dari 15 juta pengunjung. Angka yang monumental ini tidak terlepas dari rangkaian transformasi infrastruktur dan pelayanan yang baru saja rampung, mengubahnya menjadi sebuah simpul ibadah yang nyaman, efisien, dan memukau.

Lonjakan kunjungan yang signifikan terjadi sebagai buah dari komitmen besar pengelola dalam melakukan pembaruan menyeluruh. Fokusnya tunggal: meningkatkan kenyamanan dan pengalaman spiritual jemaah tanpa mengorbankan kelancaran operasional.

Transformasi Holistik: Dari Segelas Air hingga Suara Adzan

Perubahan terasa di setiap sudut kompleks masjid. Untuk memenuhi kebutuhan dasar di bawah terik matajiwab Arabia, lebih dari 100 titik distribusi air minum telah tersebar di pelataran. Sistem pencahayaan mengalami revolusi dengan pemasangan 7.000 unit lampu, menyinari malam dengan cahaya yang berwibawa. Sementara itu, kejernihan bimbingan ibadah dan informasi dijamin oleh pemasangan 190 unit pengeras suara dan amplifier berteknologi modern.

Menyadari tingginya frekuensi penggunaan, aspek sanitasi mendapat perhatian khusus. Lebih dari 1.300 unit toilet dan fasilitas wudhu dikembangkan dan direhabilitasi, memastikan akses yang luas dan kondisi yang prima. Untuk memandu jutaan langkah, sistem navigasi diperkuat dengan 30 rambu penunjuk arah.

Kenyamanan saat bersujud juga ditingkatkan secara nyata. Lebih dari 2.400 meter persegi karpet baru dipasang, disertai rehabilitasi menyeluruh pada 12.000 meter persegi lantai marmer dan porselen di area dalam dan luar masjid.

Mengelola Keramaian dengan Elegansi

Di balik kesan sakral dan tenang, tersimpan manajemen logistik yang canggih. Kenyamanan termal dijaga dengan pemasangan 40 kipas angin untuk sirkulasi udara optimal. Pencahayaan eksterior ditopang 50 tiang lampu baru yang menambah keselamatan dan keindahan lingkungan.

Yang tak kalah vital adalah penataan lalu lintas. Untuk mengakomodasi armada bus yang membawa jemaah, disediakan 480 titik parkir khusus bus. Langkah strategis ini menjadi penopang utama kelancaran mobilitas di kawasan sekeliling masjid yang selalu ramai.

Kapasitas Melambung, Visi Terwujud

Serangkaian pembenahan ini berdampak langsung pada kapasitas. Kini, Masjid Bir Ali sanggup menampung lebih dari 15.000 jamaah secara bersamaan, sebuah peningkatan yang signifikan. Seluruh proses pengembangan ini digarap di bawah koordinasi Otoritas Pengembangan Wilayah Madinah, bekerja sinergis dengan Pilgrim Experience Program serta berbagai institusi terkait. Inisiatif ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan perwujudan nyata dari Saudi Vision 2030. Ia adalah komitmen Kerajaan untuk terus meninggikan standar layanan, memperkaya pengalaman spiritual, dan menyambut setiap jemaah haji dan umrah dari seluruh penjuru dunia dengan hati yang lapang dan fasilitas yang terbaik.

Masjid Bir Ali, dengan sejarahnya sebagai miqat Nabi, kini bertransformasi menjadi monumen modern yang merawat kekhusyukan di tengah gelombang zaman, membuktikan bahwa kesibukan tertinggi sekalipun dapat dielola dengan rapi, hormat, dan penuh keanggunan.

Whatsapp Chat Admin