Berita / KUBAH SHAKHRAH: BUKAN MASJID AQSA, TAPI SIMBOL SEJARAH ISLAM
21 Apr 2026

KUBAH SHAKHRAH: BUKAN MASJID AQSA, TAPI SIMBOL SEJARAH ISLAM

Image KUBAH SHAKHRAH: BUKAN MASJID AQSA, TAPI SIMBOL SEJARAH ISLAM News

Kubah Shakhrah adalah salah satu bangunan paling ikonik dalam dunia Islam yang sering disalahpahami. Banyak orang mengira bangunan berkubah emas ini adalah Masjid Al-Aqsa, padahal sebenarnya ia hanyalah salah satu bangunan yang berada di dalam kompleks Al-Aqsa, bukan masjid utamanya.

Bangunan ini terletak di Kota Tua Yerusalem dan berdiri tepat di tengah kompleks suci tersebut. Dibangun pada tahun 691 M oleh Khalifah Abdul Malik bin Marwan dari Dinasti Umayyah, Kubah Shakhrah menjadi salah satu bangunan Islam tertua yang masih berdiri hingga saat ini.

Salah satu hal paling penting dari Kubah Shakhrah adalah keberadaan batu besar di dalamnya, yang disebut “Shakhrah”. Dalam tradisi Islam, batu ini diyakini sebagai tempat Rasulullah ﷺ memulai perjalanan Isra’ Mi’raj menuju langit. Karena itu, bangunan ini bukan sekadar karya arsitektur, tetapi juga memiliki nilai spiritual yang sangat dalam bagi umat Islam.

Secara arsitektur, Kubah Shakhrah memiliki bentuk segi delapan dengan kubah besar di bagian atas yang kini berlapis emas. Gaya bangunannya dipengaruhi arsitektur Bizantium, dan bagian dalamnya dihiasi kaligrafi Al-Qur’an serta ornamen yang indah. Selama lebih dari 1.300 tahun, bangunan ini telah mengalami berbagai renovasi akibat gempa dan konflik, namun tetap berdiri sebagai simbol sejarah Islam.

Lebih dari sekadar bangunan, Kubah Shakhrah menjadi titik pertemuan antara sejarah, keimanan, dan peradaban. Ia bukan hanya dikenal karena keindahannya, tetapi juga karena makna besar yang dikandungnya, menghubungkan peristiwa penting dalam Islam dengan warisan arsitektur yang masih bisa disaksikan hingga hari ini.

 

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Kubah_Shakhrah

Whatsapp Chat Admin