KELAHIRAN NABI MUHAMMAD SAW
Nabi Muhammad ﷺ merupakan nabi dan rasul terakhir yang diutus oleh Allah SWT untuk menyampaikan risalah Islam kepada seluruh umat manusia. Beliau lahir di kota Makkah pada hari Senin, pada Tahun Gajah. Para ulama dan sejarawan berbeda pendapat mengenai tanggal tepat kelahiran beliau. Pendapat yang paling masyhur menyebutkan tanggal 12 Rabiul Awal, sementara sebagian ulama memberikan tanggal lain. Adapun Tahun Gajah diyakini bertepatan sekitar 570–571 Masehi.
Tahun kelahiran beliau disebut Tahun Gajah karena pada masa tersebut terjadi peristiwa pasukan bergajah yang dipimpin oleh Abrahah, penguasa Yaman, yang datang menuju Makkah dengan tujuan menghancurkan Ka'bah. Peristiwa tersebut diabadikan dalam Surah Al-Fil. Pasukan Abrahah akhirnya gagal mencapai tujuannya dan Ka'bah tetap berada dalam penjagaan Allah SWT.
Nabi Muhammad ﷺ lahir dari pasangan Abdullah bin Abdul Muthalib dan Aminah binti Wahb. Sebelum beliau lahir, ayahnya telah meninggal dunia sehingga Rasulullah ﷺ terlahir dalam keadaan yatim. Setelah kelahirannya, beliau berada dalam perhatian dan kasih sayang keluarganya, terutama kakeknya, Abdul Muthalib.
Kelahiran Rasulullah ﷺ menjadi awal dari kehidupan seorang manusia yang kelak membawa perubahan besar bagi dunia. Beliau tumbuh sebagai pribadi yang dikenal jujur dan amanah, hingga akhirnya Allah SWT mengangkatnya sebagai nabi dan rasul. Kehidupan beliau kemudian menjadi teladan bagi umat Islam dalam akidah, ibadah, akhlak, muamalah, dan kehidupan sehari-hari.
Karena itu, mengingat kelahiran Nabi Muhammad ﷺ bukan hanya tentang mengetahui kapan beliau dilahirkan. Lebih dari itu, ia menjadi kesempatan untuk mengenal perjalanan hidup beliau, mempelajari akhlaknya, serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah ﷺ. Hari kelahiran beliau juga mengingatkan umat Islam bahwa risalah yang beliau bawa merupakan rahmat dan petunjuk bagi manusia.
Sumber : https://lazismujateng.org/kisah-kelahiran-nabi-muhammad-sejarah-mukjizat-dan-
hikmah/