Berita / ARAB SAUDI OPERASIKAN SISTEM PINTAR UNTUK PANTAU DAN KELOLA KERUMUNAN DI MASJIDILHARAM
28 Jan 2026

ARAB SAUDI OPERASIKAN SISTEM PINTAR UNTUK PANTAU DAN KELOLA KERUMUNAN DI MASJIDILHARAM

Image ARAB SAUDI OPERASIKAN SISTEM PINTAR UNTUK PANTAU DAN KELOLA KERUMUNAN DI MASJIDILHARAM News

Otoritas Arab Saudi telah mengimplementasikan sistem penghitungan jamaah berbasis teknologi cerdas di Masjidil Haram, Makkah. Inovasi ini merupakan bagian dari persiapan strategis menyambut lonjakan jumlah peziarah yang diprediksi terjadi selama bulan Ramadan dan musim haji mendatang.

Dilansir dari Gulf News, sistem mutakhir ini memfasilitasi pemantauan pergerakan jamaah secara real-time di setiap pintu masuk dan keluar kompleks masjid. Kapabilitas teknologi tersebut memungkinkan petugas mengidentifikasi tingkat kepadatan, mendeteksi potensi titik kemacetan, serta mengambil langkah taktis untuk mengatur arus manusia guna menjamin keamanan dan keteraturan.

Respons Cepat Berbasis Data Akurat

Melalui data yang terkumpul langsung dari lapangan, tim pengelola kini memiliki fondasi informasi yang presisi untuk mengambil keputusan operasional secara cepat dan tepat. Dalam situasi dinamis, petugas dapat secara proaktif mengalihkan arus pejalan kaki jika terdeteksi penumpukan, sehingga mencegah kepadatan berlebih di area-area yang rawan.

Sistem ini dirancang untuk memainkan peran kritis pada momen-momen puncak ibadah, seperti selama salat berjamaah, salat Tarawih, serta gelombang kedatangan jamaah umrah, di mana jutaan peziarah memadati setiap sudut Masjidil Haram.

Integrasi ke dalam Strategi Digital Dua Masjid Suci

Penerapan smart crowd system ini bukanlah langkah yang terisolasi, melainkan satu bagian integral dari strategi digitalisasi yang lebih luas yang digalakkan Arab Saudi untuk pengelolaan Dua Masjid Suci. Inisiatif besar ini bertujuan untuk memastikan standar keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas bagi seluruh jamaah dan pengunjung, terutama selama periode-periode tersibuk dalam kalender Islam.

Dengan kehadiran sistem ini, pengelolaan kerumunan di Masjidil Haram diharapkan dapat menjadi lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika jumlah jamaah, memperkuat kesiapan menyongsong puncak keramaian di bulan suci Ramadan dan musim haji.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Whatsapp Chat Admin